Kemenangan yang dinanti-nanti itu sudah tiba. Chelsea akan menjadikannya patokan untuk terus berada di jalur kemenangan sebagai modal buat musim depan. Niat yang tidak mudah juga. Pada Sabtu (13/5), mereka harus meladeni Nottingham Forest yang tengah berjuang buat sintas.
Tiga angka di kandang Bournemouth pekan silam menjadi yang pertama dicatat Chelsea dalam penanganan Frank Lampard. Kendati agak terlambat, kemenangan itu dapat menaikkan keyakinan diri The Blues.
Menaikkan peringkat menjadi sasaran jangka pendek minimal Si Biru. Saat ini, Chelsea masih berada di paruh bawah klasemen. Meski masih menyimpan satu pertandingan, The Blues tertinggal enam poin dari sesama klub London Barat, Fulham.
Satu hal yang pasti, berkat kemenangan atas The Cherries minggu lalu, Chelsea sudah dipastikan bertahan di Premier League musim depan. Kepastian itu masih dituju tamu pada Sabtu, Forest.
Motivasi untuk bertahan di divisi teratas akan melecut semangat klub asuhan Steve Cooper itu. Buktinya sudah tergelar pekan lalu. The Tricky Trees menundukkan Southampton dalam laga sarat niat sintas.
Forest kini berada dua posisi di atas ancaman relegasi dengan keunggulan hanya tiga poin. Kekalahan bisa mengembalikan Joe Worrall dkk. ke zona turun divisi. Satu poin saja, apalagi dari tempat seperti Stamford Bridge, bisa sangat berharga bagi Forest di akhir musim.
Catatan Chelsea di Bridge tentu tidak menggembirakan seperti musim-musim sebelumnya. Si Biru mengalami enam kekalahan dan lima hasil seri dari 17 jamuan. Laga ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan tersebut sebelum musim berakhir tiga pekan lagi.
Peluang menang Chelsea tampak besar bila melihat rekor pertemuan. Dari 95 perjumpaan di semua ajang, Chelsea membukukan 40 kemenangan. Forest menorehkan 26 kemenangan.
Di pertemuan pertama musim ini pada hari pertama 2023, Forest bisa menahan imbang Si Biru. Gol Raheem Sterling bisa disamakan Serge Aurier.
Benturan sebelumnya di liga terjadi pada 1998/99 mengingat Forest baru berpromosi musim ini. Pertemuan terakhir di Piala FA dimenangi Chelsea. Sebelum imbang di City Ground, Chelsea selalu menang di tujuh pertemuan terakhir pada rentang 1998 sampai 2020.
Walau performa mereka angin-anginan sepanjang musim, Chelsea memiliki peluang gede untuk menang atas Forest berpatokan dari kiprah sang tamu. Tricky Trees lesu di luar rumah. Dari 17 laga tandang, Forest hanya bisa sekali menang, tiga kali imbang, memasukkan delapan gol dan kemasukan 41 gol.
Cooper tahu persis lawatan ke Bridge bakal sulit bagi timnya. Sang pelatih menyebut bahwa langkah berat Chelsea terutama dengan Lampard belakangan ini tidak akan menurunkan tingkat kesulitan tamu yang berkunjung.
“Saya tak pernah memerhatikan konteks apa pun di sekitar tim lawan kecuali potensi mereka menampilkan yang terbaik. Saya selalu berpikir bahwa kami harus siap menghadapi permainan terbaik lawan,” ucap Cooper dikutip The Evening Standard.
“Itulah yang akan kami lakukan. Kami akan datang dengan niat terbaik mendapatkan hasil yang kami inginkan. Kami harus memahami apa yang perlu dilakukan dan mencoba meminimalkan kekuatan lawan yang sangat banyak itu,” lanjutnya.
Kabar yang meringankan beban Forest adalah cedera beberapa bintang Chelsea. Reece James, Kalidou Koulibaly, dan Mason Mount dipastikan absen karena cedera. Ben Chilwell, Marc Cucurella, dan Wesley Fofana masih harus menanti perkembangan detik-detik terakhir.
Forest sendiri juga merasakan masalah absensi pemain gara-gara cedera. Neco Williams, Dean Henderson, Chris Wood, dan Emmanuel Dennis diterpa cedera. Aurier dan Renan Lodi dipantau sampai menjelang duel.
Cooper benar. Kedalaman skuad masih merupakan kelebihan Chelsea. Ditambah sudah pede setelah menang, Si Biru akan meneruskan laju kemenangan. Dengan catatan tandang jeblok Forest, bisa-bisa Mykhailo Mudryk mencetak gol pertamanya buat Si Biru setelah kepindahan seharga 62 juta pound.


