Manchester City kembali ke jalur kemenangan setelah memukul tuan rumah Luton Town. City membuat comeback di babak kedua laga di Kenilworth Road pada Minggu (10/12).
Terdapat beberapa materi menarik dari laga yang boleh jadi membuat para fan City panas dingin setelah kejadian sebelum turun minum.
Kerja keras Kaminski
Pengalaman tampil mengesankan di Kenilworth Road saat menahan Liverpool pada 5 November silam diikuti hasil yang hampir sama tapi digagalkan gol pengujung laga Declan Rice pada tengah pekan cukup melecut Luton. Sepanjang babak pertama, klub Bedfordshire itu tampil tabah untuk menghalau gempuran City.
Pada pertemuan pertama kedua kubu dalam 24 tahun ini, City mencoba mengatasi absensi Erling Haaland yang cedera. Hasilnya sebetulnya tidak terlalu buruk.
Phil Foden memaksa kiper Luton, Thomas Kaminski, bekerja keras di awal laga. Rebound Bernardo Silva masih melebar. Kaminski bisa menahan tembakan jarak jauh Rodri yang kembali bermain usai sanksi larangan bermain di satu partai. Kiper Luton itu membuat penyelamatan gemilang lagi pada menit ke-27 saat menjatuhkan diri untuk menepis tembakan Foden.
Pukulan curian
Kesabaran tuan rumah berbuah saat injury time babak pertama memasuki menit kedua. Di tiang jauh, Elijah Adebayo dapat melompat tinggi untuk menyundul masuk umpan Andros Townsend.
The Cityzens pun menatap kemungkinan mengalami dua kekalahan beruntun untuk pertama kali sejak Desember 2019. Sebelum lawatan ke Kenilworth Road, City kalah pada tengah pekan di tangan Aston Villa.
Lebih lanjut, Manchester Biru berpotensi menghasilkan deret terburuk di bawah arahan Pep Guardiola. Sebelum pertandingan, City gagal menang di empat laga beruntun.
Beda paruh kedua
City mampu tetap menekan di paruh kedua. Tanpa Haaland di depan, peraih treble winner musim lalu ini bisa menjebol gawang Luton di babak kedua ini. Sebelum menyamakan kedudukan, bola hasil tembakan keras Ruben Diaz menerpa mistar.
Pada menit ke-62, sang juara bertahan akhirnya bisa menyamakan skor. Bola liar di kotak penalti dilanjutkan Bernardo Silva dengan tembakan melengkung yang menyarangkan bola di pojok gawang Kaminski.
Tiga menit kemudian, City melengkapi comeback mereka. Umpan menyusur tanah dari Julian Alvarez bisa diselesaikan Jack Grealish untuk gol ke-50 sang gelandang serang di level klub.
Begitu memimpin, City tak terkejar oleh tuan rumah. Di akhir duel, Cityzens menghasilkan 66% penguasaan bola, 596 operan (berbanding 300 yang dibuat Luton), 18 tembakan (Luton 4), 6 buah di antaranya ke gawang (2). Menurut Flashscore, skuad Pep Guardiola membuat 77 serangan berbahaya, sementara The Hatters hanya 48 buah.
Cityzens pun menghasilkan kemenangan pertama setelah mengalahkan Bournemouth dengan skor 6-1 pada 4 November silam. Khusus meladeni Luton, torehan Manchester Biru memanjang menjadi 10 laga tak terkalahkan.
View this post on Instagram
Kapasitas tapi juga terbatas
Luton Town menghadapi dua peringkat teratas musim lalu dalam kurun waktu lima hari. Klub berjulukan The Hatters itu memperlihatkan kemampuan mengejutkan dengan memimpin lebih dulu.
Di laga ini, gol Adebayo tampak menjadi satu-satunya peluang bersih yang bisa dihasilkan Luton. Selanjutnya, Hatters hanya bisa membuat beberapa kali setengah peluang.
Kendati menghasilkan performa menjanjikan, termasuk di dua partai terakhir plus keberhasilan menahan Liverpool, tim besutan Rob Edwards ini hanya bisa sekali menang di 10 pertandingan terakhir.
Luton berada di peringkat ke-18. Ditimpali kemenangan Everton atas Chelsea pada saat yang sama, jarak Hatters dari The Toffees yang berada di peringkat ke-17 sejauh empat poin.


