Problematik Jadon Sancho di Manchester United akan segera berakhir. Seperti dilaporkan media-media Eropa, kubu United dan Dortmund kabarnya telah mencapai kesepakatan. Sancho bakal dipinang Dortmund sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim ini.
Bagi United, menahan Sancho di Old Trafford berarti sama saja dengan menumpuk pengeluaran sia-sia lantaran mereka harus tetap membayar gaji Sancho meski sang winger tak pernah dimainkan.
Apalagi, gaji Sancho terbilang cukup besar, yakni sekitar 280.000 pound per pekan versi Spotrac. Di United, besaran gaji Sancho tersebut hanya kalah mahal dibanding Casemiro (350.000), Raphael Varane (340.000), dan Marcus Rashford (300.000).
Jika dirunut ke belakang, Sancho mulai bermasalah dengan pelatih Erik ten Hag sejak September silam. Winger berusia 23 tahun itu dianggap indispliner, terutama dalam mengikuti berbagai sesi latihan. Sebagai akibatnya, ten Hag mencoret Sancho dari tim utama.
Terakhir kali Sancho bermain untuk United adalah kala menang 3-2 versus Nottingham Forest pada 26 Agustus silam. Kala itu, Sancho tampil selama 30 menit sebagai pemain pengganti.
Jika dihitung dari momen tersebut, sudah sekitar empat bulan Sancho makan gaji buta. Besaran kerugian United sekitar 4,5 juta pound hanya untuk menanggung gaji buta Sancho tersebut.
Jika menilik dari data harga pasaran pemain versi Transfermarkt, dengan uang sejumlah 4,5 juta itu, United bisa saja memboyong Jordan Ayew (Crystal Palace), Dele Alli (Everton), atau Ivan Perisic (Tottenham Hotspur) dan sejumlah nama lain.
Selain masalah gaji, jangan lupa pula soal besaran biaya sekitar 73 juta pound yang digelontorkan United kala membeli Sancho dari Dortmund pada 2021 silam. Angka itu merupakan pembelian termahal keempat sepanjang sejarah United setelah Paul Pogba (89 juta), Antony (82 juta), dan Harry Maguire (80 juta).
Nah, yang membuat paling miris dari biaya-biaya besar di atas tentu saja kontribusi Sancho yang terbilang minim.
Selama berseragam Manchester Merah, Sancho baru mengoleksi 12 gol dan 6 assist dari total 82 penampilan. Statistik itu terasa jomplang jika dibandingkan kiprah impresifnya bersama Dortmund lewat catatan 50 gol dan 64 assist dari total 137 penampilan.
Jika dirata-rata, Sancho berarti baru mampu mencetak gol atau assist setiap lima kali tampil saat di United. Sedangkan saat masih di Dortmund, ia hampir pasti mencetak satu gol atau assist setiap kali tampil.
Kegetiran Setan Merah bakal terasa lebih dalam jika membandingkan performa Sancho saat masih membela Manchester City U-18. Pasalnya, koleksi gol Sancho di klub yunior rival tersebut bahkan masih lebih bagus ketimbang di United.
Bersama City U-18, Sancho masih mampu mengoleksi 15 gol dan 6 assist. Kontribusi 21 gol itu ia buat hanya dalam 22 penampilan atau minimal satu gol/assist di setiap penampilan. Tak beda jauh dengan rataan statistiknya di Dortmund.
Dari gambaran data-data statistik di atas, United jelas rugi besar aka boncos! Jadi, selama ten Hag belum berubah pikiran, melepas Sancho rasanya jadi jalan yang tepat. Lebih cepat bahkan lebih baik.


