Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Paul Pogba Dilarang Main Selama 4 Tahun karena Doping, Kariernya Mungkin Langsung Tamat Mat
    Liga Italia

    Paul Pogba Dilarang Main Selama 4 Tahun karena Doping, Kariernya Mungkin Langsung Tamat Mat

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMarch 1, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Paul Pogba, akan berusia 34 tahun saat sanksi berakhir. (foto; twitter fabrizioromano)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Paul Pogba mengaku bahwa dirinya merasa sedih, kaget, dan remuk redam setelah mendengar keputusan hukuman empat tahun itu. Setengah windu tersebut adalah durasi sanksi tidak boleh bermain yang diberikan kepada gelandang asal Prancis itu.

    Sanksi dijatuhkan kepada Pogba untuk kasus doping yang menimpanya. Eks gelandang binaan Manchester United itu sudah dilarang bermain per September setelah gagal lolos tes substansi terlarang.

    Pogba mendapat giliran tes doping secara acak dalam pertandingan pertama Juventus musim ini, yakni pada 20 Agustus. Uji doping mendapati level testosteron dalam tubuhnya melonjak. Testosteron merupakan hormon yang menaikkan daya tahan olahragawan.

    Badan anti-doping Italia (NADO) mengungkapkan bahwa Pogba telah melanggar aturan ketika metabolisme testosteron non-endogen, substansi terlarang yang tidak dihasilkan tubuh secara alami dari testosteron, ditemukan dalam badannya.

    Hasil positif itu dipastikan pengadilan anti-doping Italia dalam sampel kedua pada Oktober. Hukuman empat tahun untuk Pogba sesuai dengan gugatan penuntut anti-doping. Periode empat tahun dimulai dari saat ia tidak lolos tes.

    Pihak Juventus menyatakan bahwa mereka menerima pemberitahuan dari pengadilan anti-doping pada Kamis (29/2) pagi.

    Pogba menyebut bahwa keputusan itu keliru. Gelandang yang turut membawa Prancis juara dunia 2018 itu menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengetahui atau secara sengaja meningkatkan performa dengan obat-obatan terlarang alias doping.

    “Sebagai seorang atlet profesional, saya takkan pernah melakukan apa pun untuk meningkatkan performa dengan menggunakan substansi terlarang dan tak pernah meremehkan atau menipu sesama atlet dan suporter setiap tim yang pernah saya bela atau hadapi,” begitu pernyataan Pogba seperti dikutip BBC.

    Mantan pemegang rekor transfer, yakni senilai 89,3 juta pound saat ditarik kembali oleh United dari Juventus itu, menyatakan bahwa ia akan menjelaskan kisah lengkap saat dirinya bebas dari batasan hukum.

    Dengan keputusan itu, berarti Pogba baru bisa merumput kembali pada 2027. Saat itu, sang gelandang akan berusia 34 tahun. Kariernya boleh jadi sudah berada di fase pengujung.

    “Semua yang telah saya bangun dalam karier profesional saya telah direnggut dari saya,” ucapnya.

    Pogba menyatakan pula akan mengajukan banding.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    doping juventus man united NADO Paul Pogba rekor transfer sanksi 4 tahun tes doping testosteron
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.