Sejumlah tim yang akan berlaga di putaran final Euro 2024 menarik hasil berbeda dari partai persahabatan pada Jumat (22/3).
Belanda paling meyakinkan di uji coba dengan kemenangan besar atas tim yang juga lolos ke Jerman 2024, Skotlandia. De Oranje tampil dominan di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, dan menunjukkan efisiensi pemanfaatan peluang yang lebih baik.
Skotlandia membuat 13 percobaan gol, tapi hanya dua yang mengarah ke gawang. Belanda menghasilkan total tembakan yang sama besar, tapi mampu membuat 6 shot on goal. Empat di antaranya berbuah gol.
Dari assist Cody Gakpo, Tijiani Reijnders membuka skor pada menit ke-18 dengan tembakan apik. Kepayahan dalam memanfaatkan peluang menjadi lebih pahit buat Skotlandia dengan tiga gol mudah Belanda. Setelah gol Georginio Wijnaldum (72′), Oranje menambah gol dalam dua menit di pengujung laga melalui Wout Weghorst (84′) dan Donyell Malen (86′).
“Pada babak pertama, Skotlandia tampil lebih baik dengan lebih banyak peluang. Agak mengherankan mereka tidak mencetak gol dengan sekian banyak peluang,” ucap pelatih Belanda, Ronald Koeman, dikutip AP.
“Laga yang aneh. Jelas pahit, kalah 0-4. Selama 70 menit laga berjalan sangat baik, sebelum kami kebobolan gol murah. Perbedaan besar kedua tim adalah penyelesaian akhir. Kami mesti mencerna dan melupakan, tapi tidak terlalu emosional,” tutur bos Tartan Army, Steve Clarke, sambil menyatakan sudah memiliki ide untuk uji coba pada Selasa (26/3) melawan Irlandia Utara.
Kekalahan ini memperpanjang catatan Skotlandia menjadi enam laga tanpa kemenangan dengan kebobolan total 18 gol. Tartan Army tinggal memiliki tiga uji coba lagi sebelum melakoni laga pembuka turnamen menghadapi tuan rumah Jerman.
Lesu peluang
Di London Stadium, Spanyol mesti mengakui keunggulan Kolombia juga dalam partai persahabatan pada Jumat (22/3). Kemenangan Los Cafeteros ini berbau Premier League.
Gol semata wayang laga ini dicetak Daniel Munoz pada menit ke-61. Bek kanan Crystal Palace itu mengukirnya dengan tendangan voli secara akrobatik. Assist dipersembahkan pemain Liverpool, Luis Diaz, setelah aksi menawannya di sayap kiri.
Kekalahan ini merupakan yang pertama diderita Spanyol dalam uji coba dalam hampir sewindu. Terakhir kali mereka keok dalam partai persahabatan adalah pada Juni 2016 di tangan Georgia.
La Furia Roja tampil dengan pakem biasa, yaitu dengan mengutamakan penguasaan bola. Meski bisa menorehkan 58 persen penguasaan bola dan melepaskan 13 percobaan, Tim Matador hanya mampu membuat 3 tembakan ke gawang. Kolombia bisa melesatkan 5 shot on goal dari 7 percobaan. Ketidaktajaman menjadi perhatian Spanyol kali ini.
Meski kurang meyakinkan, Spanyol berkesempatan melihat debut tiga pemain. Pelatih Ivan de la Fuente menurunkan bek berusia 17 tahun milik Barcelona, Pau Cubarsi, kiper Real Sociedad, Alex Remiro, dan bek Bilbao, Daniel Vivian, untuk pertama kali.
View this post on Instagram
Kasus penggeledahan markas PSSI-nya Spanyol, RFEF, di tengah sesi latihan boleh jadi pula turut memengaruhi persiapan La Roja.
Di uji coba lain, Hungaria menang tipis berkat gol penalti Dominik Szboszlai atas sesama peserta putaran final di Jerman nanti, Turki. Peserta lainnya, Romania, bermain imbang dengan Irlandia Utara.
Rep. Ceska menekuk Norwegia di Ullevaal Stadion di Oslo. Norwegia unggul lebih dulu melalui gol Oscar Bobb (20′). Ceska racikan Ivan Hasek bisa mendapatkan hasil positif berkat gol David Zima (37′) dan Antonin Barak (85′).


