Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » 5 Bahan Paten Tripoin Madrid Menang di El Clasico, dari Pembalasan sampai Kritik Barcelona Gegara La Liga Gak Pakai Teknologi
    Liga Spanyol

    5 Bahan Paten Tripoin Madrid Menang di El Clasico, dari Pembalasan sampai Kritik Barcelona Gegara La Liga Gak Pakai Teknologi

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 22, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Jude Bellingham, tiga gol ke gawang Barcelona musim ini. (foto: twitter utdreecy)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Real Madrid membukukan kemenangan penting musim ini, yang tak lain dari pertandingan El Clasico. Pada Minggu (21/4) petang, El Real menekuk Barcelona secara dramatis.

    Terdapat beberapa hal yang menarik untuk dibahas dari laga ketat ini. Salah satu pembicaran adalah seorang pemain yang memberikan perbedaan besar musim ini.

     

    Clasico adalah Kunci

    Musim lalu, salah satu kunci keberhasilan Barcelona meraih gelar La Liga adalah kemenangan El Clasico di kandang. Blaugrana menjauh dari kejaran Madrid berkat poin penuh di partai penting tradisional itu.

    Madrid membalas musim ini. Los Blancos memperlebar keunggulan, menjauh dari kejaran Barcelona yang terus memberikan tekanan dalam dua bulan terakhir sampai bisa melewati Girona yang sempat lama menguasai puncak klasemen. Los Blancos bahkan juga menang di Catalan di pertemuan pertama.

     

    Tertinggal dan Balas Cepat

    Barcelona sempat menunjukkan kualitas hingga tak gentar di Santiago Bernabeu. Pasukan racikan Xavi Hernandez itu bisa dua kali memimpin.

    Bek Barca, Andreas Christensen, membuka skor saat duel baru memasuki menit keenam. Eks pemain Chelsea itu melampaui Toni Kroos untuk menyundul sepak pojok Raphinha.

    El Real tidak membiarkan keunggulan itu bertahan lama. Pada menit ke-18, wasit Cesar Soto Grado menunjuk titik putih setelah Pau Cubarsi menjatuhkan Lucas Vazquez di kotak terlarang. Vinicius Junior menjalankan tugasnya dari titik penalti untuk gol ke-13 dirinya musim ini.

     

    Kontroversi dan Balas-Membalas

    Insiden yang menjadi bahan perbincangan adalah gol Lamine Yamal. Kiper Andriy Lunin menepak bola sontekan penyerang muda Barca itu menyusul sepak pojok. Barcelona bersikeras bola sudah melewati garis. Akan tetapi, La Liga tidak memakai teknologi garis gawang, sehingga wasit memutuskan bukan gol.

    Periode sengit muncul di bagian kedua babak kedua. Fermin Lopez mencetak gol kedua kubu tamu setelah upaya Lunin menahan bola membuat si kulit bundar mengarah ke kakinya.

    Lagi-lagi Madrid merespons cepat. Hanya empat menit kemudian Vazquez menjaringkan bola tak terkawal di tiang jauh memanfaatkan umpan Vini Jr.

    Dari sudut Madrid, keberhasilan membalikkan keadaan usai dua kali tertinggal menghasilkan catatan tersendiri yang menambah kepuasan. Apa lagi, kemenangan diraih skuad Carlo Ancelotti di pengujung pertandingan dan dipastikan oleh pemain bintang anyar yang baru datang musim ini.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

     

    Bellingham Pembeda

    Semenit memasuki injury time, Bernabeu bergemuruh. Jude Bellingham menggeber bola ke jaring atas dalam gawang Marc-Andre ter Stegen meneruskan operan Vazquez.

    Sejak digaet dari Borussia Dortmund pada musim panas lalu, Bellingham tampil mengesankan untuk Real Madrid. Kemampuannya untuk segera menjadi nyawa serangan El Real tampak menawan seiring kematangan di usia muda dan adaptasi cepat di musim pertama.

    Bellingham memperlihatkan kepantasan Madrid memboyongnya dengan banderol tinggi. Dortmund mendapat 103 juta euro untuk transfer pemain timnas Inggris ini.

    Bellingham menjadi pemain pertama yang bisa membuat gol di dua el clasico semusim setelah Ruud van Nistelrooy pada 2007. Pemain binaan Birmingham City itu mencetak dua gol yang membawa Los Blancos menang 2-1 di Estadio Olimpico Lluis Companys pada Oktober.

    Lebih lanjut, gol di partai klasik ini membuat total golnya sementara ini mencapai 17 gol. Koleksi itu hanya sebiji lebih sedikit daripada top-scorer, Artem Dovbyk, penyerang Girona.

     

    Barca Gusar

    Hasil ini membuat Madrid meneruskan catatan tak terkalahkan mereka di semua kompetisi menjadi 28 pertandingan. Klub ibu kota ini melewati 22 di antaranya dengan kemenangan. Kekalahan terakhir Los Merengues di kandang adalah pada 8 April 2023 dari Villarreal.

    Kekalahan membuat Blaugrana tertinggal 11 poin dari Madrid. Kans klub Catalan itu untuk mempertahankan gelar pun mengabur. Namun, khusus di laga ini, Xavi geram lebih karena wasit VAR tidak dapat membuktikan bahwa bola sontekan Yamal telah melewati garis.

    “Memalukan. Kalau ingin menjadi yang terbaik di dunia, liga harus maju dalam hal ini. Mereka mesti menggunakan teknologi dengan baik,” ucap Xavi dikutip AFP.

    “Hal yang memalukan dalam sepak bola. Saya kehabisan kata-kata. Banyak uang di dunia, tapi tak ada uang untuk hal yang paling penting,” ucap kiper Barca, Ter Stegen.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    ancelotti bellingham bernabeu christensen clasico fermin lopez lamine yamal lucas vazquez lunin madrid barcelona 3-2 teknologi garis gawang ter stegen vinicius xavi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.