Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Berkat Gol Terlambat Milik, Juventus Masih Punya Peluang Besar Miliki Trofi Musim Ini
    Liga Italia

    Berkat Gol Terlambat Milik, Juventus Masih Punya Peluang Besar Miliki Trofi Musim Ini

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 24, 2024Updated:April 25, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Arkadiusz Milik, bantu Juventus lolos ke final ke-22. (foto: twitter psn_futbol)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Juventus sekali lagi lolos ke final Coppa Italia meski menelan kekalahan di leg 2 di Stadio Olimpico pada pada Selasa (23/4). Namun, mereka mesti menunggu sampai bagian akhir duel.

    Juventus mesti melewati kecemasan besar setelah keunggulan dua gol dari leg 1 semifinal Coppa Italia dimentahkan Lazio per awal babak kedua leg 2. Simak beberapa kisah menarik lain dari duel ini.

     

    Dua Start Kilat Elang

    Lazio mengincar final pertama sejak 2019. Musim itu, Biancoceleste menjadi kampiun kompetisi ini. Klub ibu kota ini segera memaksimalkan keuntungan tampil di kandang.

    Berlaga di rumahnya, Stadio Olimpico, Lazio menggebrak sejak awal pertandingan. Hasilnya adalah gol pada menit ke-12. Valentin Taty Castellanos melompat mengungguli Alex Sandro untuk menyundul masuk sepak pojok Luis Alberto.

    Peluang Juve melalui Dusan Vlahovic dimentahkan kiper Lazio, Christos Mandas. Bremer menyia-nyiakan peluang dari sepak pojok Filip Kostic. Dari Lazio, kans Castellanos sebelum turun minum ditangkal kiper Mattia Perin.

    Le Aquile atau Si Elang, julukan lain Lazio kembali mengejutkan Juve setelah start ulang paruh kedua. Castellanos menjebol lagi gawang La Vecchia Signora tiga menit setelah jeda. Kembali dari operan Alberto, eks pemain New York City itu bisa menang duel dengan Bremer dan Danilo sebelum menaklukkan Perin.

    Dua gol tersebut membuat koleksi Castellanos musim ini menjadi enam gol. Sang pemain memanfaatkan kesempatan mengisi tempat Ciro Immobile yang dicadangkan di partai ini.

     

    Sentuhan Pertama Supersub

    Memasuki 10 menit babak kedua, peluang bagus kubu tamu I Bianconeri disapu Adam Marusic di garis gawang. Tembakan Vlahovic kemudian melebar.

    Dua gol menjadikan agregat berimbang 2-2. Kedudukan dan agregat itu bertahan sampai memasuki 10 menit pamungkas.

    Massimiliano Allegri membuat pergantian krusial pada menit ke-81. Arkadiusz Milik masuk menggantikan Dusan Valhovic. Dari kubu Lazio, Igor Tudor memasukkan Immobile menggantikan Castellanos.

    Pergantian yang dibuat Allegri pada akhirnya lebih brilian daripada Tudor. Milik membuat sentuhan pertama setelah masuk untuk menapak bola menyusul aksi mengiris dan assist deras Timothy Weah.

    “Gim berlangsung buruk. Kami merasakan kesulitan menghadapi tim bagus seperti Lazio, terutama di kandang mereka. Kami tahu mampu dan mesti tampil lebih baik. kami gembira bisa kembali ke sini beberapa pekan lagi untuk tampil di final,” ucap Milik usai duel kepada Sport Mediaset seperti dikutip Football Italia.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Kalah, Lolos, Tunggu Lawan, Incar Pemasukan

    Gol Milik menjadikan agregat 3-2 buat Juventus. Agregat itu bertahan sampai akhir pertandingan.

    Final Coppa Italia nanti menjadi yang ke-22 buat Si Nyonya Besar, rekor di Italia. Si Putih Hitam juga mengenggam rekor meraih gelar Piala Italia ini, yakni sebanyak 14 kali. Kubu terdekat adalah Roma dan Inter sebanyak 9 kali juara Coppa.

    Juventus menanti lawan musim ini, antara Atalanta dan Fiorentina yang bertarung pada Rabu (24/4) ini. La Viola unggul 1-0 di leg pertama di Artemio Franchi. Final akan digelar di Olimpico, Roma, lagi pada 15 Mei.

    Keberhasilan melaju ke final Coppa berefek pula kepastian Juve tampil di turnamen Supercoppa Italiana FInal Four. Imbasnya, pemasukan Bianconeri berpotensi bertambah.

    Seiring tampilnya Juve di final Coppa, dampaknya bahkan sampai ke Milan. I Rossoneri saat ini sedang berada di peringkat kedua dan berkesempatan besar finis di sana. Finis di tiga besar sudah cukup untuk meloloskan Si Merah-Hitam ke turnamen Supercoppa Italiana. Milan seperti Juve, lumayan buat nambah-nambah pemasukan mereka.

     

    Sorotan Max

    Allegri menyatakan bahwa pencapaian Juventus musim ini sesuai target yang dibebankan klub di pundaknya. Meski demikian, media memperkirakan eks arsitek Milan itu akan didepak pada akhir musim.

    Sang manajer juga disorot karena sudah melangkah ke terowongan menuju kamar ganti sebelum peluit tanda akhir laga berbunyi. Allegri mengisyaratkan bahwa tekanan besar yang tengah melanda Juventus sebagai alasan di balik tindakannya itu.

    “Kritik selalu mengelilingi Juventus. Namun, memang salah kami menghasilkan paruh pertama musim yang hebat yang tak disangka-sangka. Kami bisa menantang Inter sampai Januari, lalu merosot. Banyak tekanan di beberapa bulan terakhir,” ucap Allegri.

    “Kami meraih sedikit poin Serie A, tapi masih berpeluang memastikan tiket ke Liga Champion. Kami menembus final Coppa Italia yang berat. Kini kami mesti berkonsentrasi ke Serie A. Pekan ini menanti duel ketat dengan Milan,” lanjut sang allenatore.

    allegri arkadiusz milik castellanos coppa italia igor tudor immobile lazio juventus 2-1 luis alberto mattia perin olimpico supercoppa italiana vlahovic
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.