Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Ini 2 Alasan Juventus Pecat Massimiliano Allegri 2 Hari usai Beri Coppa Italia, Salah Satunya Gegara Max Cari Gara-gara
    Liga Italia

    Ini 2 Alasan Juventus Pecat Massimiliano Allegri 2 Hari usai Beri Coppa Italia, Salah Satunya Gegara Max Cari Gara-gara

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 18, 2024Updated:May 18, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Max Allegri (kanan), dipecat sebelum akhir musim dan sangat mungkin digantikan Thiago Motta. (foto: twitter marcellochirico)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Cuma dua hari setelah membawa skuad Juventus meraih Coppa Italia, Massimiliano Allegri dipecat. Padahal Serie A belum selesai.

    Pada Rabu (15/5), La Vecchia Signora mengalahkan Atalanta melalui gol semata wayang Dusan Vlahovic di awal pertandingan di Stadio Olimpico, Roma. Coppa Italia itu merupakan yang ke-15 yang diraih Juventus sepanjang sejarah.

    Dua hari kemudian, Juventus menjatuhkan keputusan mendepak Allegri. Setidaknya ada dua alasan klub Torino itu memecat manajer kawakan tersebut.

     

    Lebay di Olimpico

    Wasit yang menengahi laga puncak itu, Fabio Maresca, mengeluarkan kartu merah saat injury time untuk Allegri. Pasalnya, sang allenatore dinilai telah memaki para petugas lapangan.

    Terusirnya Allegri dari tepi lapangan tak memengaruhi hasil akhir duel Juve kontra La Dea.
    Namun, trofi tidak serta-merta mengamankan kursinya.

    Posisinya semakin di ujung tanduk karena aksinya saat merayakan keberhasilan. Saat selebrasi, eks pelatih AC Milan itu terlihat melambaikan tangan ke arah direktur olahraga Juventus.

    Sebagai imbas langsung kartu merah, komisi disiplin PSSI-nya Italia, FIGC, akan menggelar penyelidikan terhadap Allegri. Lain halnya dengan aksi anehnya saat selebrasi. Juventus memutuskan memecat Allegri.

    “Pelepasan menyusul perilaku tertentu selama dan setelah final Piala Italia yang menurut klub tidak sesuai dengan nilai-nilai Juventus dan perilaku yang seharusnya diperbuat oleh mereka di posisi itu,” demikian pernyataan Juventus.

    Bisa dikatakan Allegri menerima ganjaran untuk aksinya yang tampak disengaja alias cari gara-gara. Trofi Coppa tidak bisa menyelamatkan dirinya.

    Allegri sendiri seperti sudah siap dengan pendepakan, terdengar dari pernyataan setelah final tersebut berikut ini. “Kalau tidak lagi melatih Juventus musim depan, saya akan meninggalkan tim yang kuat. Klub akan membuat evaluasinya sendiri.”

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Evaluasi telah dibuat. Pria berusia 56 tahun itu tidak bisa menangani I Bianconeri di dua laga Serie A terakhir, yakni menghadapi Bologna dan Monza.

    “Kami berharap yang terbaik untuk Massimiliano Allegri di proyeknya di masa depan,” tutup Juve dalam pernyataannya.

    Paolo Montero akan menjadi pelatih sementara Juventus sampai akhir musim. Juve ditengarai telah membidik Thiago Motta. Eks gelandang tersebut melesatkan Bologna musim ini hingga lolos ke Liga Champion.

     

    Melempem Periode Kedua

    Alasan yang boleh jadi disodorkan adalah performa La Vecchia Signora. Dalam tiga musim terakhir di bawah penanganan Allegri, Juventus hanya meraih sebuah trofi, yakni Coppa Italia tiga hari silam.

    Pencapaian ini merosot drastis dari masa pertama keberadaan Allegri di Juventus yaitu pada 2014-2019. Pada rentang lima musim itu, Si Nyonya Besar selalu meraih scudetto. Allegri menambahkan empat Coppa Italia dan dua final Liga Champion sebelum dilepas karena alasan mutual pada akhir 2018-2019.

    Setelah merekrut kembali Allegri di awal 2021-2022, Juventus menghasilkan catatan kurang meyakinkan. Di dua musim awal periode keduan Allegri, Juve finis di tempat keempat dan ketujuh. Kini Si Putih-Hitam berada di posisi keempat.

    Konon bahkan sebelum tingkah antiknya di Olimpico, Allegri sudah diperkirakan akan dilepas Juventus.

    allegri atalanta bologna coppa italia dipecat juventus montero thiago motta vlahovic
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2025 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.