Pertarungan memikat tersaji di Westfalenstadion atau BVB Stadion di Dortmund pada Selasa (18/6). Turki meraih kemenangan atas Georgia dalam laga pertama kedua tim di Grup F dengan dua gol mantap.
Dua tim ini boleh jadi bukan unggulan dari Grup F dibandingkan dua mantan juara, Portugal dan Republik Ceska. Namun, posisi itu malah membuat laga berlangsung terbuka.
Turki membuka gol melalui Mert Muldur. Gol sang bek kanan bisa dikatakan merupakan gol terbaik di laga ini bahkan berpeluang besar menjadi gol terbaik turnamen.
Pada menit ke-25, umpan dari sayap kiri bek sayap, Ferdi Kadioglu, ke depan gawang bisa disundul bek Georgia, Lasha Dvali. Bola mengarah ke depan kotak penalti di mana Muldur berada. Dari titik sedikit di dalam kotak penalti, bek Fenerbahce itu menggeber dengan tembakan voli kanan kanan. Bola bersarang di pojok atas kiri gawang Georgia yang dikawal Giorgi Mamardashvili.
Gol dahsyat ini baru merupakan gol kedua Muldur dalam 25 penampilan berseragam Turkiye. Jika ingin menambah kecemerlangan Muldur, sang bek berumur 25 tahun sibuk sepanjang laga menahan gedoran andalan Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, dari sayap kiri.
Georgia bisa menyamakan kedudukan tujuh menit berselang. Georges Mikautadze dapat meneruskan assist Giorgi Kochorashvili. Babak pertama berakhir dengan kedudukan imbang.
Penikmat laga ini layak berdecak kagum lagi menyaksikan gol kedua Turki pada menit ke-65. Peran Ayhan Kaan besar dalam proses gol ini. Sang jangkar bisa menyerobot bola dari pertukaran operan pemain Georgia di sayap kanan.
Si kulit bundar mampir di kaki Arda Guler. Pemain muda milik Real Madrid ini mengiris ke depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri. Bola melengkung melewati bek Georgia dan bersarang di pojok kanan gawang. Aksi Mamardashvili terbang tidak dapat menepis si kulit bundar.
Tertinggal satu gol, Georgia menekan dan beberapa kali mendapatkan peluang bagus termasuk saat injury time tapi digagalkan tiang gawang. Aksi bek tengah, Samet Akaydin, menahan rebound layak juga masuk kategori super save.
Turki menutup dengan gol ketiga yang tentu tidak semengesankan dua gol sebelumnya. Lewat serangan balik menyusul sepak pojok Georgia, Kerem Arturkoglu menceploskan bola ke gawang kosong yang ditinggalkan Mamardashvili.
Awal yang menggairahkan buat skuad asuhan Vincenzo Montella ini.
View this post on Instagram


