Pekan penutup (pekan ke-38) Serie A musim ini akan menentukan siapa yang berhak meraih gelar scudetto musim ini: Napoli atau Inter Milan.
- Poin di Klasemen: Beda 1 poin
Napoli sedikit di atas angin karena mereka berstatus sebagai pemuncak klasemen. Skuat asuhan Antonio Conte itu sudah mengumpulkan 79 poin dengan agregat gol +30. Mereka unggul satu poin dari Inter Milan (78 poin) dengan agregat gol +42.
- Lawan yang Dihadapi: Tanpa target
Napoli akan menjamu Cagliari. Harusnya, laga ini bisa dijalani dengan mudah oleh Romelu Lukaku dkk. karena Cagliari sudah tak memiliki target khusus lagi. Mereka sudah aman dari zona degradasi dan tak lagi berpeluang tembus ke Eropa.
Sementara itu, Inter bakal bertandang ke Como, tim yang mendulang enam kemenangan dan dua kali imbang di delapan pekan terakhir. Namun, seperti Cagliari, Como juga tak punya misi khusus karena sudah aman dari degradasi dan tak lagi mengincar tiket ke Eropa.
- Hasil di pertemuan pertama: Sama-sama menang
Di pertemuan pertama musim ini, baik Napoli maupun Inter sama-sama meraih kemenangan atas calon lawan mereka tersebut.
Napoli berpesta empat gol tanpa balas kala bertandang ke Cagliari pada 15 September 2024 berkat gol-gol Giovanno Di Lorenzo (18’), Khvicha Kvaratskhelia (66’), Lukaku (70’), dan Alessandro Buongiorno (90+3’).
Sedangkan Inter menang 2-0 kala menjamu Como lewat gol Carlos Augusto (48’) dan Marcus Thuram (90+2’) pada 24 Desember 2024.
- Hitung-hitungan juara: Napoli menang, selesai!
Napoli juara jika:
Menang dari Cagliari
Imbang dari Cagliari, Inter seri/kalah dari Como
Kalah dari Cagliari, Inter kalah dari Como
Inter juara jika:
Menang dari Como, Napoli gagal menang dari Cagliari
- Peluang lain: Playoffs penentuan juara
Di samping poin di atas, ada skenario menarik lain untuk menentukan gelar juara, yakni laga playoffs penentuan juara. Hanya satu syaratnya, Napoli kalah dari Cagliari dan Inter imbang versus Como.
Dengan begitu, raihan poin akhir kedua tim sama-sama 79 poin. Maka untuk pertama kalinya laga playoffs penentuan juara akan digelar dalam sejarah Serie A. Dalam hal ini, agergat gol maupun rekor head-to-head tak lagi menjadi pertimbangan selama poin akhir kedua tim sama.
- Jika playoffs digelar: Persiapan Inter ke final Liga Champions makin mepet
Nah, Serie A sudah memutuskan bahwa laga playoffs penentuan juara akan berlangsung Senin, 26 Mei (waktu Italia) atau Selasa dini hari 27 Mei (WIB). Dengan begitu, persiapan Inter untuk menghadapi final Liga Champions menghadapi PSG juga makin mepet pada Sabtu, 31 Mei (Minggu dini hari WIB).
Itu pula mengapa pihak Serie A mengambil kebijakan untuk memajukan laga Napoli vs Cagliari dan laga Como vs Inter di pekan terakhir ke Jumat 23 Mei (waktu Italia) atau Sabtu dini hari 24 Mei (WIB).
- Jadwal pekan penutup lainnya: Masih dibagi dua termin
Sedangkan laga-laga lain di pekan penutup baru akan digelar setelah Inter dan Napoli bertanding. Itupun masih terbagi dalam dua termin atau tahap.
Pertama, ada enam laga lain yang digelar berbarengan pada Minggu dini hari 25 Mei (WIB). Pasalnya, di keenam laga tersebut, ada tim-tim yang masih bersaing ke zona Eropa maupun keluar dari zona degradasi, yakni:
- Atalanta vs Parma (degradasi)
- Empol (degradasi) vs Verona (degradasi)
- Lazio (Eropa) vs Lecce (degradasi)
- Udinese vs Fiorentina (Eropa)
- Venezia (degradasi) vs Juventus (Eropa)
Sementara itu, cuma dua laga yang tak digelar berbarengan karena empat tim yang tampil di kedua laga tersebut, sama-sama tak lagi berpeluang ke zona Eropa maupun tak terancam turun kasta, yakni Bologna vs Genoa dan AC Milan vs Monza.
===
View this post on Instagram


