Berhubung bursa transfer pemain di Eropa tengah berlangsung, situs Transfermarkt merilis daftar peningkatan harga pemain yang paling melonjak dalam semusimnya.
Daftar tersebut dipuncaki Mohamed Salah kala menjalani musim debutnya di Liverpool (2017/18). Awalnya, Salah dibeli Liverpool seharga 35 juta euro dari AS Roma.
Begitu menjadi bagian skuat Merseyside Merah, performa bomber asal Mesir itu langsung gacor. Ia sukses mencetak 44 gol dan 16 assist pada musim perdananya berkarier di Anfield.
Berkat kontribusi langsung dalam 60 gol tersebut, harga Salah melonjak 115 juta euro menjadi 150 juta di akhir musim 2017/18.
Sejak itu, belum pernah ada pemain lain yang mengalami lonjakan harga sebesar Salah dalam semusimnya. Yang paling mendekati adalah Lamine Yamal.
📈Mo Salah received the biggest market value increase in a single season across Transfermarkt history
The Egyptian rose by €115 million in 2017/18 after registering 60 goal contributions in his debut Liverpool season pic.twitter.com/N4oxAETVea
— Transfermarkt.co.uk (@TMuk_news) June 11, 2025
*Yamal dari nothing to something
Dalam dua musim terakhir, harga Yamal di pasaran sangat meroket. Yamal masih bukan siapa-siapa di awal musim 2023/24. Ia cuma berstatus jebolan La Masia yang naik ke tim utama.
Namun, begitu tampil mempesona di sepanjang musim debut tersebut, harganya langsung melonjak 90 juta euro. Ia mampu menyumbang tujuh gol dan sembilan assist. Kontribusi langsung dalam 16 gol itu dianggap sebagai pencapaian besar bagi seorang pemain debutan Barca yang belum genap berusia 17 tahun.
Berlanjut ke musim lalu (2024/25), pengaruh Yamal di Barca makin besar lagi. Ia sukses menyumbang 18 gol dan 25 gol. Harganya di pasaran pun turut melonjak sekitar 110 juta euro.
Menurut Transfermarkt, harga Yamal kini sudah mencapai 200 juta euro. Ia menjadi pemain ketiga termahal di dunia setelah Erling Haaland (214 juta) dan Vinicius Junior (214).
Meski begitu, tetap saja dua kali pelonjakan harga Yamal (90 juta di akhir musim 2023/24 dan 100 juta di akhir musim 2024/25), belum melebihi meroketnya harga Salah di akhir musim 2017/18 (105 juta).
*Harga Mbappe juga meroket di 2 musim
Mirip-mirip Yamal, pelonjakan harga di dua musim beruntun juga pernah dialami Kylian Mbappe. Pertama kala ia menjalani musim terakhirnya di AS Monaco (2017/18). Harganya naik 85 juta lantaran sukses mampu mengemas 39 gol dan 18 assist dari total 43 penampilan.
Di musim berikutnya (2018/19), Mbappe dipinjamkan ke Paris Saint-Germain dengan opsi pembelian permanen di akhir musim. Pada musim tersebut, Mbappe memborong 30 gol dan 18 assist dari total 37 penampilan. Lewat kontribusi rata-rata 1,3 gol atau assist di tiap musim tersebut, harganya naik 80 juta.
*Kane, De Bruyne, Sancho, dan Neymar
Selain Salah, Yamal, dan Mbappe, masih ada beberapa pemain kondang lain yang harganya sempat melonjak dalam semusim.
Mereka adalah Harry Kane (naik 90 juta di Spurs musim 2017/18), Jadon Sancho (naik 85 juta di Dortmund musim 2018/19), Kevin De Bruyne (naik 85 juta di City musim 2017/18), dan Neymar (naik 80 juta di PSG musim 2017/18).
===
View this post on Instagram


