Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Erik ten Hag Yakini Dirinya Masih Terbaik Tangani United, Jose Mourinho Mengintip Peluang
    Liga Inggris

    Erik ten Hag Yakini Dirinya Masih Terbaik Tangani United, Jose Mourinho Mengintip Peluang

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 7, 2024Updated:May 7, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Usai dibantai 0-4 oleh tuan rumah Crystal Palace, pelatih United, Erik Ten Hag, masih meyakini posisinya aman dari pemecatan.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Hasil buruk berupa kekalahan teranyar 0-4 dari tuan rumah Crystal Palace, Selasa (7/5), menghembuskan kabar buruk terkait posisi Erik ten Hag sebagai pelatih Manchester United.

    Kekalahan itu bukan saja telak, tapi juga menghadirkan dua rekor buruk, yaitu jumlah kebobolan terbanyak United dalam semusim (81 gol, terburuk sejak musim 1976/77) dan jumlah kekalahan terbanyak dalam satu musim Premier League (13 kekalahan).

    Khusus di Premier League musim ini, kekalahan dari Palace juga menghambat laju United dalam persaingan merebut satu slot ke Liga Europa musim depan. Apalagi, Setan Merah juga gagal mendulang poin pekan lalu  setelah ditahan imbang 1-1 oleh tamunya, Burnley (27 April).

    Tanpa kemenangan di dua laga terakhir membuat pasukan Ten Hag tersalip Chelsea di papan klasemen sementara. Kedua tim sama-sama mengumpulkan 54 poin. Hanya saja, The Blues (peringkat 7) unggul agregat gol dibanding The Red Devils (peringkat 8). Keduanya tengah berupaya mengejar Newcastle di peringkat enam (56 poin).

    Meski belum lepas dari bayang-bayang pemecatan, ten Hag justru masih pede soal masa depannya di skuat Manchester Merah. Hal itu ia utarakan kala menjawab pertanyan Sky Sports soal apakah dirinya masih menjadi sosok yang tepat untuk menangani United saat ini.

    “Tentu saja. Jika para pemain bisa tampil semua (tidak banyak cedera), kami punya skuat yang bagus. Kami kehilangan banyak pemain belakang, jadi itu mendatangkan masalah,” ujar Ten Hag dilansir Sky Sports.

    “Saya akan terus berjuang dan mempersiapkan tim sebaik mungkin, sebisa saya. Saat ini memang belum cukup baik dan saya bertanggung jawab soal itu. Tapi, saya akan menemukan energi baru dan bersiap untuk laga berikutnya di hari Minggu (vs Arsenal di Old Trafford),” lanjut Ten Hag.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    *Pemain tak menjalani instruksi

    Ketika ditanya lebih lanjut soal kekalahan telak dari Palace, Ten Hag malah justru agak “menyalahkan” anak-anak asuhnya. Gol pertama Palace yang dicetak Michael Olise jadi rujukannya.

    “Itu gol yang seharusnya tak terjadi karena kami (tim pelatih) sudah memberikan instruksi jelas soal bagaimana mengantisipasinya. Mereka (para pemain) tidak menjalankannya di lapangan. Jadi, kami harus menanggung akibatnya,” ujar Ten Hag.

    “Sungguh patut disesali. Benar-benar kekalahan yang buruk. Kami menyadari bahwa secara performa tim, ada yang tidak beres, banyak melakukan kesalahan, dan tidak menjalankan rencana serta instruksi yang sudah disiapkan,” lanjutnya.

    Jika mengacu pada data statistik, salah satu pemain United yang tampil buruk kontra Palace adalah Casemiro. Sosok asal Brasil itu memang terpaksa diplot sebagai bek tengah lantaran tak ada stok lain di posisi tersebut.

    Mengacu pada data statistik Squawka, Casemiro delapan kali dilewati pemain-pemain Palace. Jumlah itu merupakan jumlah terbanyak seorang pemain dilewati pemain lawan dalam satu laga Premier League musim ini. Meski begitu, Ten Hag tak lantas merasa perlu untuk makin menyudutkan Casemiro.

    “Anda tak bisa menyalahkan satu pemain, tapi kesalahan satu tim karena kami tidak menjalani taktik dan tak cepat beradaptasi kala situasinya berbeda di lapangan. Harusnya kami tetap bisa terorganisir, tetap mengontrol permainan,” lanjutnya.

    *Mourinho berminat comeback?

    Ten Hag boleh-boleh saja pede dirinya masih merupakan sosok terbaik untuk menangani saat ini. Namun, fakta bahwa United baru saja mengukir beragam rekor buruk (kebobolan terbanyak dan kekalahan terbanyak dalam semusim), tentunya bakal menghadirkan tekanan tersendiri bagi pelatih asal Belanda tersebut.

    Apalagi, kekalahan dari Palace juga memastikan raihan poin United musim ini, bakal menjadi yang terburuk dalam 10 musim terakhir. (Lihat boks data)

    Kondisi itu menghadirkan isu menarik tersendiri semisal keinginan Jose Mourinho untuk bisa kembali menangani United. Kabar tersebut muncul di Manchester Evening News.

    Namun, menurut laporan serupa, justru pihak United yang belum tertarik untuk kembali merekrut pelatih asal Portugal tersebut.

    Mou yang pernah dipecat United pada Desember 2018, juga sedang tidak menangani klub usai dipecat AS Roma pada awal tahun ini. Mou disebut-sebut punya kedekatan dengan co-owner United, Sir Jim Ratcliffe.

    ===

    BOKS DATA

    RAIHAN POIN AKHIR TERBURUK UNITED DALAM 10 MUSIM TERAKHIR

    69 poin – 2016/17

    66 poin – 2019/20

    66 poin – 2015/16

    66 poin – 2018/19

    64 poin – 2013/14

    58 poin – 2021/22

    54 poin – 2023/24 (Musim ini tinggal menyisakan tiga laga sisa) 

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    erik ten hag Jose Mourinho manchester united pelatih peluang erik ten hag dipecat raihan poin terburuk united setan merah
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.