Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Lionel Messi Boleh Gagal Penalti Panenka, tapi Argentina Masih Punya Emiliano Martinez
    Sepakbola Internasional

    Lionel Messi Boleh Gagal Penalti Panenka, tapi Argentina Masih Punya Emiliano Martinez

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJuly 5, 2024Updated:July 5, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Emiliano Martinez, kembali jadi pahlawan Argentina di adu penalti. (foto: twitter brfootball)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Argentina melangkah ke semifinal Copa America 2024 usai mengakhiri perlawanan sengit Ekuador pada Kamis (4/7). Dalam adu penalti, kegagalan kapten Albiceleste ditutupi kiprah cemerlang pahlawan di bawah mistar.

    Ekuador terbilang dapat mengimbangi permainan Argentina yang tampak semakin mapan setelah menjadi kampiun Piala Dunia 2022. La Tricolor mampu mencatat 48% penguasaan bola dalam laga yang digelar di NRG Stadium, Houston, ini.

    Skuad besutan Felix Sanchez ini bisa melepaskan 10 tembakan, dua lebih banyak daripada Argentina. Kedua kubu sama-sama membuat 3 shot on goal. Ekuador menghasilkan harapan gol sebesar 1,77, sementara Argentina hanya 1,34.

    La Tri membuat gebrakan di awal duel. Moises Caicedo dan Jeremy Sarmiento membuat Emiliano Martinez bekerja keras. Kans Kendry Paes masih melayang.

    Kemudian Argentina mulai menguasai laga. Sundulan Enzo Fernandez melebar tipis sebelum tembakannya keluar usai mengenai lawan.

    Sang juara dunia bisa unggul pada menit ke-35. Dengan cerdik, Alexis Mac Allister menyundul bola sepak pojok Lionel Messi untuk assist buat Lisandro Martinez. Bek Man. United itu meneruskan dengan sundulan untuk gol pertamanya bagi Argentina.

    Pada menit ke-62, Ekuador mendapatkan kesempatan besar untuk menyamakan kedudukan setelah Rodrigo de Paul handball di kotak terlarang. Namun, kendati bisa mengecoh jagoan penangkal penalti, Emi Martinez, sepakan Enner Valencia membentur tiang.

    Argentina telah mencatatkan enam clean sheet dari delapan laga sebelumnya. Namun, saat duel memasuki bagian akhir, Ekuador bisa memanfaatkan kelengahan sang juara bertahan. Dua menit memasuki injury time, Kevin Rodriguez menyundul masuk umpan John Yeboah.

    Mengingat tidak ada perpanjang waktu, skor imbang 1-1 berlanjut dengan adu penalti. Argentina mendapatkan kesempatan pertama.

    Kapten Messi membuat eksekusi panenka. Namun, aksi bernyali itu menerpa mistar gawang Ekuador yang dikawal Alexander Dominguez. Namun, kegagalan sang kapten segera ditutupi aksi rekannya.

    Lionel Messi, berutang lagi kepada Emi Martinez. (foto: twitter managingbarca)

    Emi Martinez menahan algojo pertama dan kedua Ekuador, Angel Mena dan Alan Minda. Walau dua penendang La Tri berikutnya, Yeboah dan Caicedo, berhasil, dua tepisan Martinez terbukti krusial. Empat pengambil penalti Argentina berikutnya, Julian Alvarez, Mac Allister, Gonzalo Montiel, dan Nicolas Otamendi, sukses menjalankan tugasnya.

    “Dalam adu penalti, tim memiliki keyakinan buta pada kiper. Kepercayaan itu fundamental. Bahkan setelah Leo Messi luput dengan segala efeknya bagi tim, aksi kiper menjadi menentukan. Kami gembira, tapi tentu tak nikmat menang dengan cara begini,” ucap pelatih Lionel Scaloni dikutip ESPN.

    Berkat Dibu Martinez, Argentina bisa keluar sebagai pemenang di empat adu penalti terakhir. Khusus untuk kiper Aston Villa itu, tingkat kesuksesannya menahan penalti mencapai 50%.

    Argentina melaju ke empat besar. Di semifinal pada Senin (9/7), Albiceleste akan menghadapi pemenang perempat final antara Venezuela dan Kanada.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    adu penalti alan minda angel mena argentina ekuador 1-1 copa america 2024 de paul emiliano martinez Enzo fernandez felix sanchez houston john yeboah kevin rodriguez lisandro martinez mac allister messi moises caicedo panenka perempat final scaloni USA 2024
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.