Kemenangan 3-0 yang diraih Manchester United kala bertandang ke Everton, Minggu (26/11) menjadi topik perbincangan awal pekan ini.
Bukan hanya karena awalnya Setan Merah tak terlalu diunggulkan, tapi juga lantaran lahirnya beragam fakta dan statistik menarik dari kemenangan tersebut.
Terlebih, di tengah banyaknya kecaman, Setan Merah justru mulai memasuki persaingan ke lima besar. Di sisi lain, Everton malah makin kesulitan merangkak dari papan bawah.
Berikat adalah beberapa fakta menarik yang disusun Jebreeetmedia dari berbagai sumber.
- Gol Garnacho, bukti serangan irit United
Jika mengacu pada data statistik, kemenangan telak 3-0 United atas Everton terbilang cukup mengejutkan. Pasalnya, Setan Merah banyak ditekan Everton sepanjang laga.Dilansir Flashscore, United kalah jauh dalam jumlah serangan (31 berbanding 72) dan jumlah tembakan (9 berbanding 24).
Bahkan, saking memukaunya gol salto Alejandro Garnacho sebagai gol pembuka laga, publik seakan terhipnotis dan mengesampingkan bahwa aksi akrobatik itu menjadi satu-satunya tembakan on target United di babak pertama.
Menurut Opta, ini bahkan untuk pertama kalinya sejak Oktober 2015, di mana United berhasil menang dengan keunggulan +3 gol (atau lebih) meski mencatatkan jumlah tembakan yang lebih sedikit dari lawannya.
- Performa United menanjak pelan tapi pasti
Seperti yang sudah disinggung di atas, performa United sudah terlanjur dianggap buruk sejak awal musim berhubung start lamban mereka. Munculnya beragam meme negatif di berbagai media sosial jadi salah satu buktinya.
Meski begitu, penampilan United sebenarnya mulai membaik belakangan ini. Kemenangan atas Everton bahkan menjadi kemenangan tandang keempat secara beruntun yang diraih skuat Manchester Merah.
Menurut Squawka, ini merupakan catatan terbaik United di laga tandang sejak terakhir kali mereka sukses merajut 10 kemenangan tandang beruntun di era kepelatihan Ole Gunnar Solksjaer pada tahun 2020 silam.
Hanya memang, kebangkitan Setan Merah baru terasa di ajang liga. Sementara di Liga Champions, mereka masih terjerumus di dasar klasemen Grup A.
- Clean sheets terbanyak sepanjang sejarah Premier League
Catatan positif lain dari kemenangan 3-0 United atas Everton adalah hadirnya rekor baru United dalam hal clean sheets alias tidak kebobolan.
Menurut Squawka, keberhasilan United menang tiga gol tanpa balas di Goodison Park merupakan torehan clean sheet ke-500 Setan Merah di sepanjang sejarah Premier League.
Catatan itu makin memantapkan posisi United sebagai tim dengan jumlah tak kebobolan terbanyak. Sebagai perbandingan, Chelsea menempati peringkat kedua dengan 476 clean sheets. Menyusul berikutnya Liverpool (460), Arsenal (456), Everton (361), dan Manchester City (351).
- Kombinasi gol duet Rashford-Martial menjauhi Rooney-Ronaldo dan Rooney-Berbatov
Laga versus Everton juga menyajikan spotlight bagi Marcus Rashford dan Anthony Martial. Bukan saja karena keduanya berhasil masuk dalam daftar pencetak gol laga, tapi juga karena menyudahi periode seret gol keduanya. Di Goodison Park, Martial mencetak gol perdananya musim ini, sedangkan Rashford mencetak gol keduanya.
Namun, yang lebih menariknya lagi, moncernya kombinasi Rashford dan Martial kembali menguntungkan United. Pasalnya, ini merupakan kali ke-17 di mana kedua pemain tersebut sama-sama berhasil mencetak gol di satu laga Premier League.
Jumlah itu menempatkan mereka sebagai pasangan pencetak gol tersering kedua United setelah Paul Scholes dan Ruud van Nistelrooy (sama-sama mencetak gol di 19 laga). Menyusul setelah pasangan Rashford dan Martial adalah Paul Scholes-Ryan Giggs (16 kali), Cristiano Ronaldo-Wayne Rooney (15 kali), dan Dimitar Berbatov-Wayne Rooney (14 kali).


